Damkarmat Bandar Lampung Catat 336 Evakuasi Sepanjang 2026, Didominasi Penanganan Hewan Berbahaya

Grahapost Bandar Lampung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat sebanyak 336 kejadian evakuasi penyelamatan sepanjang tahun 2026 hingga pertengahan April.

Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengungkapkan bahwa jumlah evakuasi non-kebakaran tertinggi terjadi pada bulan Maret dengan total 102 kejadian. Sementara itu, pada Januari tercatat 92 evakuasi, Februari 84 evakuasi, dan April sebanyak 56 kejadian.

“Sejak Januari hingga 14 April 2026, total sudah 336 kejadian evakuasi yang ditangani petugas,” ujar Anthoni, Senin (20/04/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar evakuasi masih didominasi oleh penanganan hewan berbahaya yang masuk ke lingkungan permukiman warga. Khusus pada bulan April, kasus evakuasi tawon atau lebah menjadi yang paling banyak dengan 22 kejadian, disusul evakuasi ular sebanyak 11 kasus.

Selain itu, petugas Damkarmat juga menangani berbagai kejadian non-kebakaran lainnya, seperti evakuasi cincin tersangkut di jari sebanyak 4 kasus, mobil terkunci 3 kasus, serta gembok cakram motor terkunci 3 kasus.

Tak hanya itu, terdapat pula evakuasi biawak sebanyak 2 kejadian, serta penanganan korban hanyut atau tenggelam sebanyak 2 kasus yang diketahui merupakan mahasiswa dan meninggal dunia. Petugas juga melakukan penyelamatan terhadap korban yang terjebak banjir sebanyak 3 kejadian.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Damkarmat turut menangani berbagai kejadian unik, seperti handphone yang jatuh ke gorong-gorong, kunci motor masuk ke dalam got, hingga mobil yang terperosok ke dalam lubang.

“Semua laporan yang masuk tetap kami tindaklanjuti, karena ini bagian dari pelayanan penyelamatan kepada masyarakat,” tegas Anthoni.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar, terutama saat musim hujan yang dapat meningkatkan risiko kemunculan hewan liar maupun kejadian darurat lainnya. (Dina

Pos terkait