Grahapost Mesuji – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Mesuji pada awal tahun 2025 ini menelan korban jiwa. Korban tersebut ialah seorang anak berusia 14 Tahun.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Mesuji Suyono. Selasa (14/1/2025).
Menurut Yono korban tercatat sebagai warga Desa Mukti Karya, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji bernama Diki.
“Anak yang meninggal dunia sebelumnya sempat di rawat di RSUD Mesuji,” ucapnya.
Selain itu dia menjelaskan, hingga saat ini total keseluruhan penderita DBD pada awal tahun 2025 ini di Mesuji sudah ada 16 kasus dan 1 orang meninggal, dikarenakan akibat penyakit DBD ini.
Dirinya meminta masyarakat mewaspadai kasus DBD mengingat saat ini memasuki musim hujan.
Masyarakat jangan menyepelekan pemberantasan sarang nyamuk di tempat-tempat yang tidak diduga, seperti di halaman rumah, benda-benda menampung air, yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
“Jangan sampai meninggalkan bekas cat, ember, atau apapun yang bisa menampung air dalam kondisi terbuka. Kalau bisa bekas-bekas cat itu dibuang langsung supaya tidak jadi sarang. Intinya waspada,” tuturnya. Saat dikutip di web radarlampung.co.id(*)





