Grahapost Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda, melalui kegiatan Penyuluhan dan Bimbingan Jabatan bagi Pencari Kerja dengan materi Peluang Kerja Luar Negeri dan Migrasi Aman.
Kegiatan yang diikuti siswa-siswi SMK se-Kabupaten Pesisir Barat tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Ir. Armand Achyuni, di Lamban Juang, Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (21/10/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian Pesisir Barat, Murliana, S.Sos., M.Sc., Sekretaris Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Perindustrian, Dian Hardiyanti, S.ST., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat, Marnentinus, S.IP., serta Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pesisir Barat, Hamidi, S.Si., M.Ak.
Turut hadir narasumber dari Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung, Ahmad Robby, S.I.Kom., perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), guru pendamping, serta para siswa dari sejumlah SMK di Kabupaten Pesisir Barat.
Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat yang disampaikan Asisten I, Armand Achyuni menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur dan sumber daya alam, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia.
“Generasi muda yang terampil, produktif, berkarakter, dan memiliki daya saing merupakan modal penting bagi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat,” ujarnya.
Menurutnya, lulusan SMK merupakan bagian penting dari angkatan kerja yang akan memasuki dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, mereka perlu dibekali tidak hanya dengan pengetahuan akademik dan keterampilan sesuai bidang keahlian, tetapi juga informasi mengenai peluang kerja, pemahaman terhadap kebutuhan pasar kerja, serta kemampuan menentukan pilihan karier secara tepat.
Melalui kegiatan penyuluhan dan bimbingan jabatan tersebut, para siswa diharapkan mampu mengenali potensi diri, memahami minat dan bakat, serta menyusun perencanaan masa depan secara lebih matang.
“Setelah lulus sekolah, terdapat berbagai pilihan yang dapat ditempuh, baik bekerja di dalam maupun luar negeri, melanjutkan pendidikan, mengikuti pelatihan vokasi, maupun membangun usaha secara mandiri. Kita ingin anak-anak Pesisir Barat memiliki cita-cita yang tinggi, keberanian untuk berkembang, dan kesiapan untuk mengambil peluang di mana pun kesempatan itu tersedia,” ungkapnya.
Armand juga berharap sekolah-sekolah di Kabupaten Pesisir Barat terus memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, para lulusan tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dan mampu bersaing di pasar kerja.
Selain memperluas wawasan mengenai peluang kerja di luar negeri, Pemkab Pesisir Barat turut menekankan pentingnya keselamatan dan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Para siswa diingatkan agar memahami prosedur penempatan kerja yang benar serta mewaspadai informasi lowongan kerja yang tidak jelas dan berpotensi merugikan.
“Kepada seluruh siswa agar selalu berhati-hati dalam menerima informasi lowongan kerja. Jangan mudah tergiur dengan janji gaji besar tanpa kejelasan pekerjaan dan prosedur. Jangan mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan keberangkatan cepat tanpa persyaratan yang jelas,” pesannya.
Ia menegaskan, peluang kerja di luar negeri harus disikapi dengan persiapan yang matang, informasi yang benar, serta pemahaman terhadap prosedur yang berlaku. Hal tersebut penting agar calon pekerja dapat terhindar dari praktik perekrutan yang berisiko dan memperoleh perlindungan sesuai ketentuan.
Pada akhir sambutannya, Armand menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, narasumber, pihak sekolah, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Pesisir Barat berharap generasi muda semakin siap menghadapi dunia kerja, mampu menentukan pilihan karier secara tepat, serta memahami pentingnya migrasi aman apabila memutuskan untuk bekerja di luar negeri.(*)





