Anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Lampung : Perlu Dilakukan Evaluasi Terutama Dalam Melayani Masyarakat

0

BANDAR LAMPUNG Grahapost – Usai dibanjiri kritikan, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) menyatakan pelayanan rumah sakit memang belum baik karena Sistem Rujukan Terpadu (Sisrut) belum maksimal dalam menangani pasien.

“Yang sering saya dapati ketika ke rumah sakit pasti pelayanan yang buruk ntah lemotnya sistem atau bagaimana sampai ponakan saya meninggal dunia”. Ucap anggota Pansus LKPj DPRD Provinsi Lampung Heni Susilo di Ruang Rapat Komisi. Senin (31/5/2021).

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung tersebut berharap, jika memang Sisrutnya yang buruk, maka perlu dilakukan evaluasi agar menjadi lebih baik terutama dalam melayani masyarakat.

“Jika memang sisrutnya rusak, maka perlu dievaluasi dan harus diperbarui, karena ini kan soal pelayanan, sehingga harus cepat,” ucap dia.

Selain Sisrut yang bermasalah, anggota Pansus LKPJ lainnya Sahdana menilai para dokter RSUDAM dicap sombong dalam melayani pasien dan masyarakat.

“Memang semua orang yang ada di RSUDAM ini sombong dalam melayani pasien, khususnya masyarakat kecil,” tegas Sahdana.

Sementara itu, Plt Direktur RSUDAM Reihana mengatakan, kalau berdasarkan Sisrut pelayanan kesehatan di RSUDAM belum baik, tetapi tidak semua pelayanan di rumah sakit itu buruk.

“Rumah sakit ini memang menggunakan Sisrut, dan sampai saat ini belum baik dalam melayani masyarakat. Sebab, adanya gangguan sinyal yang mengakibatkan telat masuknya layanan.

“Dan Sisrut ini merupakan kebijakan dari nasional, jadi kalau data yang dikirimkan tidak lengkap, maka sistem akan langsung memblok dan memang Sisrut masih menjadi permasalahan termasuk di Lampung,” papar Reihana. (*).

Facebook Comments