Rektor ITERA : Inofasi Berbagai Trobosan Dan Pembangunan

0

BANDAR LAMPUNG GRAHAPOST – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memperoleh penghargaan Adi Karsa Madya dari Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam sidang Dies Natalis ke-7 Tahun 2021, atas kontribusi pihaknya dalam membantu pembangunan kampus ITERA. Ungkap Eva Dwiana usai menerima penghargaan Adi Karsa Madya di Aula Gedung kuliah Umum lantai 4 ITERA. Rabu (06/10/2021).

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas penghargaan yang diberikan, ini sebenarnya penghargaan untuk pak Herman yang sudah berkontribusi dalam pembangunan kampus ITERA, bunda Eva meneruskan apa yang menjadi cita-cita beliau”. Ucapnya.

Lanjut Eva Dwiana, “bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung selaku Ibukota Provinsi Lampung akan terus berkontribusi untuk senantiasa mendukung pembangunan Kampus yang berada di Kota Bandar Lampung”. Terangnya.

Kemudian Pemkot berencana bekerjasama dengan pihak ITERA untuk memberikan beasiswa kuliah kepada anak yang sudah selesai sekolah SMA. Untuk warga Bandar Lampung nanti akan kita berikan beasiswa kepada mereka supaya mereka bisa kita arahkan memasuki ke jurusan yang ada di ITERA. Inginnya.

“Insya Allah kuotanya sebanyak 50-100 setiap tahunnya, sesuai dengan prestasi dan minat mahasiswa Kota Bandar Lampung”. Pungkasnya.

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) berharap,┬áItera ke depan mampu menjadi Universitas berkelas dunia atau World Class University. “Itera mampu berdiri sejajar dengan ITB dan ITS, bahkan mampu menjadi World Class University yang menjadi Center of Excellent dan menghasilkan teknokrat-teknokrat yang professional”.

“Saya mengajak semua pihak termasuk perguruan tingg,i untuk terus melakukan perubahan pola pikir, perubahan cara kerja, produktivitas, disiplin dan inovasi. Tentunya kurikulum dan metode pendidikan juga harus berubah dan kompetensi SDM yang dibutuhkan juga harus berubah”. Harapnya.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo saat sambutan secara virtual mengatakan, Itera dan perguruan tinggi yang masih diusia remaja, untuk terus mengembangkan strategi baru yang lebih praktis, efektif dan efisien.”Manfaatkan kebijakan merdeka belajar dan kampus merdeka dan manfaatkan eduteks”.

“Saya juga mendorong perguruan tinggi untuk melakukan kerjasama besar-besaran dengan pelaku-pelaku industri, untuk mengembangkan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan mendidik mahasiswa, untuk menyongsong pekerjaan masa depan yang terus dinamis dan berubah”. Ujarnya.

Rektor ITERA Prof. Dr. Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., dalam pidatonya kembali menyampaikan bahwa gagasan besar mengenai pentingnya pendirian ITERA, lahir atas dasar kebutuhan tenaga engineer berkualitas di Indonesia, Salah satu hasil kajiannya menyebutkan bahwa jumlah Perguruan Tinggi di Indonesia yang fokus pada bidang teknik dan natural sciences masih sangat sedikit dibandingkan dengan bidang lainnya.

Di usia ke-7 tahun, ITERA telah banyak melakukan berbagai trobosan, dan pembangunan infrastruktur. Sejak tahun 2013 hingga 2021, telah dilaksanakan pembangunan gedung serta sarana prasarana sebanyak 34 unit yang bersumber dari berbagai anggaran baik pemerintah, BUMN, hingga swasta. Urainya.

“Tepat pada peringatan Dies Natalis ke-7 ITERA kembali meresmikan Gedung seperti Laboratorium Teknik 5.1 dan 5.2, stasiun teleskop pengamat bulan internasional, yang diberi nama Teleskop OZT atau diambil dari nama Rektor Pertama ITERA Ofyar Z Tamin (alm), dan Rumah Ibadah Multi Agama (RIMA)”. Terangnya.

Lanjut Rektor, “Hingga tujuh tahun berdiri, saat ini ITERA telah memiliki mahasiswa aktif mencapai 16.174 mahasiswa, dari berbagai daerah di tanah air dan direncanakan akan meningkat menjadi 64.035 ribu mahasiswa pada tahun 2039. ITERA saat ini telah menjalankan tiga jurusan yaitu: Jurusan Sains; Jurusan Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan; dan Jurusan Teknologi Produksi dan Industri. Jumlah total Program Studi (Prodi) yang dijalankan sebanyak 35 Prodi Sarjana dan 1 Prodi Magister Fisika”. Jelasnya.

“Dalam upaya meningkatkan peran para dosen dan mitra strategis ITERA juga telah meresmikan 14 Pusat Riset dan Inovasi (Purino) yang akan berkiprah dalam kepeloporan riset, pengembangan dan penerapan karya-karya inovasi sebagai penciri program tri dharma perguruan tinggi ITERA”. Tutupnya. (Ian).

Facebook Comments