Grahapost Gunung Sugih – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah menerima kunjungan kerja reses Komisi VIII DPR RI di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Sugih, Sabtu (25/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap berbagai program pemerintah yang menjadi ruang lingkup kerja Komisi VIII.
Program yang menjadi perhatian dalam kunjungan ini meliputi bidang agama, sosial, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak, penanggulangan bencana, pengelolaan zakat dan wakaf, hingga jaminan produk halal.
Rombongan dipimpin Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI H. Marwan Dasopang, M.Si., bersama sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI, yakni Selly Andriany Gantina, A.Md., Ina Ammania, Matindas J. Rumambi, S.Sos., Ir. Endro Hermono, F. Alimudin Kolatlena, Satori, S.Pd.I., M.M., Hj. Dini Rahmania, S.I.A.N., M.M., Ashari Tambunan, dan Drs. H. Zulfikar Achmad.
Turut hadir Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos., jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama RI Dr. Fesal Musaad, M.Pd., Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI Dr. Dra. Suratna, M.Psi., Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Dra. Andi Eviana, M.Si., Staf Ahli Kementerian Haji dan Umrah RI Ramadhan Harisman, Anggota Badan Pelaksana BPKH M. Arief Mufraeni, Deputi III BPJPH H.E.A. Chuzaemi Abidin, S.H., M.M., Pimpinan Baznas RI Dr. H. Mokhamad Mahdum, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta para pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada pimpinan beserta seluruh anggota Komisi VIII DPR RI. Ia menilai kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi, kebutuhan, serta pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah.
Menurut Komang Koheri, kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan berbagai program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai aspirasi, tantangan, dan kebutuhan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin erat sehingga pelaksanaan program di bidang keagamaan, sosial, kebencanaan, penyelenggaraan haji, pemberdayaan perempuan dan anak, hingga jaminan produk halal dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Tengah.(*)





