Grahapost Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama DPRD menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam Rapat Paripurna DPRD Pringsewu, Kamis (3/9/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Pringsewu Suherman dan dihadiri Bupati Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, jajaran Pemkab, Forkopimda, serta 34 dari 40 anggota DPRD.
Bupati Riyanto mengatakan perubahan KUA-PPAS dilakukan sebagai penyesuaian terhadap perubahan asumsi makro ekonomi, pendapatan, belanja daerah, dan pembiayaan yang sebelumnya telah ditetapkan dalam kebijakan umum APBD.
Perubahan anggaran tersebut juga diperlukan untuk mengantisipasi berbagai persoalan sosial ekonomi, termasuk potensi peningkatan jumlah penduduk miskin dan angka pengangguran di Kabupaten Pringsewu.
Dari sisi postur anggaran, pendapatan daerah naik 1,88 persen, dari semula Rp1.141.342.744.162 menjadi Rp1.162.845.591.798,41.
Sementara belanja daerah meningkat 3,60 persen, dari Rp1.153.342.744.162 menjadi Rp1.194.835.437.890,71.
Kenaikan belanja tersebut menyebabkan defisit anggaran meningkat dari Rp12 miliar menjadi Rp31.989.846.092,30 atau naik 166,58 persen. Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto.
Penerimaan pembiayaan juga meningkat dari Rp12 miliar menjadi Rp31.989.846.092,30 dan digunakan untuk menutup defisit sehingga struktur perubahan APBD tetap berimbang.
Riyanto berharap nota kesepakatan tersebut menjadi dasar penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2026, sehingga berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS hingga tercapainya kesepakatan.
“Semoga sinergi antara Pemkab dan DPRD senantiasa terpelihara bagi mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.(*)





