Grahapost Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengapresiasi ekspor kopi robusta ke Italia yang dilakukan PT Sumber Kurnia Alam, Selasa (1/9/2026).
Sebanyak tiga kontainer atau 57,6 ton kopi robusta diekspor dengan nilai sekitar US$198,32 ribu atau setara Rp3,51 miliar.
Sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Mohammad Zimmi Skil yang hadir mewakili Pemprov Lampung.
Zimmi mengatakan ekspor tersebut menjadi bukti bahwa kopi Lampung memiliki kualitas dan daya saing untuk menembus pasar global.
“Momentum ekspor ini harus kita jadikan pijakan untuk terus meningkatkan kualitas, memperluas pasar dan memperkuat daya saing produk Lampung di tingkat global,” ujarnya.
Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan II 2026 mencapai 5,29 persen secara year on year, menjadikan Lampung sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Sumatera.
Menurutnya, kopi menjadi salah satu komoditas unggulan yang menopang kinerja ekspor Lampung, bersama produk turunan kelapa sawit, kakao, udang, olahan nanas dan komoditas pertanian lainnya.
Pemprov Lampung juga mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah pusat dan pelaku usaha untuk memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing produk daerah di pasar internasional.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI Mulyono Susilo, Kepala Kanwil Bea dan Cukai Lampung Budi Ismulyanto, Kepala Balai Karantina Lampung drh. Doni Muhsirian, serta Kepala Dinas Perkebunan Lampung Desti Arisandi. (Iyan)





